Translate

Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEJARAH. Tampilkan semua postingan

Sejarah Valentine Day




Valentine Day 

Hari Valentine sering ditunggu-tunggu oleh para kaum remaja, mereka menyebut valentine day sebagai hari kasih sayang. Entah apa sejarahnya kenapa para remaja menyebut hari valentine sebagai hari kasih sayang. Nah bagi anda yang belum mengetahui apa itu valentine dan apa sejarah hari valentine day,

berikut ini mydiary.com memberikan sedikit informasi tentang hal tersebut:


Hari Valentine tepatnya pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk “valentines”. Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap.

Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu Merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada Pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.


Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing.

Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

* seorang pastur di Roma
* seorang uskup Interamna (modern Terni)
* seorang martir di provinsi Romawi Africa.

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja.

Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu. Guru ilmu Gnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya.

Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep… dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: “Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil “penebusan dosa” (apolytrosis) dan “tempat pelaminan”

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 Februari adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules (Percakapan Burung-Burung) bahwa
For this was sent on Seynt Valentyne’s day (“Untuk inilah dikirim pada hari Santo Valentinus”)
When every foul cometh there to choose his mate (“Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya”)


Pada zaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasangan mereka “Valentine” mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London.

Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada zaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:

* Sore hari sebelum santo Valentinus akan gugur sebagai martir (mati syuhada), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis “Dari Valentinusmu”.

* Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka. Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran sebagai martir.

Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada para teman kerja pria mereka, kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu berkat usaha marketing lebih lanjut, sebuah hari balasan, disebut “Hari Putih”(White Day) muncul. Pada hari ini (14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan memberi sesuatu kembali.

Di Taiwan, sebagai tambahan dari Hari Valentine dan Hari Putih, masih ada satu hari raya lainnya yang mirip dengan kedua hari raya ini ditilik dari fungsinya. Namanya adalah “Hari Raya Anak Perempuan” (Qi Xi). Hari ini diadakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender kamariyah Tionghoa.

Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda. Bentuk perayaannya bermacam-macam, mulai dari saling berbagi kasih dengan pasangan, orang tua, orang-orang yang kurang beruntung secara materi, dan mengunjungi panti asuhan di mana mereka sangat membutuhkan kasih sayang dari sesama manusia. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja) terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan valentine.

Kisah asal mula kata Guo Nian Hao ( 过年好 )




Pada hari Raya Imlek atau Tahun Baru China, akan terdengar ucapan Selamat Tahun Baru di mana-mana. Selamat Tahun Baru dalam bahasa Mandarin diucapkan Guo Nian Hao.

Sejak pagi-pagi orang sudah mulai Bai Nian, yakni pergi saling mengunjungi dan saling mengucapkan Guo Nian Hao. Pertama-tama mereka akan berkunjung ke kerabat dekat, kemudian relasi dekat, dan kemudian ke segenap handai tolan yang mereka kenal dan dapat mereka kunjungi.

Mengapa mereka saling mengucapkan Guo Nian Hao, apa alasannya, dan dari mana asalnya serta kapan mulainya?

Pada zaman dahulu kala di negeri China ada sebuah desa yang sangat indah, aman, serta tenteram. Penduduk di desa itu sangat ramah, suka menolong, saling menghormati, dan bersama-sama mereka hendak membuat desa itu makmur dan damai. Karena itu, desa tersebut dikenal sebagai Desa Cinta Damai, penuh berkat dan bahagia. Penduduk desa yang harus bekerja di negeri yang jauh, selalu rindu pulang ke desanya dan menikmati damai bersama penduduk desa lainnya. Desa itu juga menjadi desa teladan, sehingga desa-desa tetangga ingin membangun desa mereka seperti Desa Cinta Damai. Tak pernah ada pencuri, tak pernah ditemui ada pengacau, bahkan yang luar biasa, tak pernah terjadi keributan antar tetangga.

Pada suatu hari Desa Cinta Damai berubah menjadi desa yang mencekam dan menakutkan. Hal itu membuat penduduk mulai meninggalkan Desa Cinta Damai, khususnya malam menjelang Tahun Baru China. Penyebabnya adalah seekor makhluk bernama Nian (sebuah nama julukan dari warga).

Pada kalender China bulan dua belas tanggal tiga puluh malam, makhluk raksasa itu selalu datang ke desa itu. Setiap kali datang, Nian selalu merusak ladang dan memakan tanaman, merusak kandang serta memakan hewan-hewan peliharaan. Penduduk desa telah berusaha keras untuk mencegah datangnya
Nian pada setiap malam Tahun Baru China dan ketika Nian datang, mereka sudah berusaha untuk mengusir dan menghalaunya. Walau Nian hanya datang semalam, dampak yang ditimbulkannya sangat besar, Seisi desa porak-poranda.

Keberingasan, kesadisan, serta kebrutalan Nian membuat penduduk ketakutan, bahkan menjadi trauma. Bayangkan, sawah, ladang, serta pemukiman menjadi berantakan. Burung-burung di pohon pun berkurang drastis, bunga rumput dan ilalang pun makin lama makin sedikit. Tahun demi tahun keadaan makin memprihatinkan. Desa yang aman dan tenteram itu berubah menjadi desa yang menakutkan dan memprihatinkan. Desa yang selalu ingin dikunjungi oleh penduduk dari desa-desa tetangga, berubah menjadi desa yang mengancam keselamatan pengunjungnya. Desa yang selalu dirindukan penduduknya pada saat mereka jauh, khususnya untuk berkumpul bersama pada malam Tahun Baru China, kini telah berubah menjadi desa yang dihindari. Desa Cinta Damai menjadi desa angker penuh nestapa. Oleh karena itu, penduduk yang masih tinggal dan belum berniat pindah ke desa-desa lain, akan meninggalkan desa itu khususnya pada tanggal 30 bulan dua belas tahun kalender China.

Di desa itu tinggal satu keluarga yang bertahan, bahkan berniat mengembalikan suasana desa tersebut seperti sediakala. Namun, rasa takut masih menghantui mereka. Keputusan pindah atau tidak pindah menjadi pergulatan batin yang tak mudah bagi mereka.

Suatu saat mereka sampai pada keputusan untuk pindah, namun belum sempat niat itu terwujud, Nian sudah tiba di desa tersebut. Seperti kesetanan, ia memporak-porandakan desa itu. Akan tetapi, saat itu tidak ada lagi tumbuhan yang bisa dimakan, tidak ada lagi hewan untuk disantap, membuat keberingasan serta kebrutalan Nian makin menjadi-jadi. Ia membongkar rumah demi rumah penduduk untuk mencari apa saja yang bisa dimakan. Kalau tidak tumbuhan dan hewan, Nian juga bisa memakan manusia yang ditemuinya. Satu persatu rumah sudah dibongkar dan hanya tersisa beberapa lagi, termasuk rumah dari keluarga yang masih bertahan itu. Ayah, ibu, dan anak-anak dalam keluarga itu pun berdiskusi. Sebab, cepat atau lambat Nian pasti akan sampai dirumah mereka. Memikirkan hal ini, mereka menjadi takut karena jika Nian tidak menemukan apa-apa, pasti tubuh merekalah yang akan menjadi santapannya.


"Ayo cepat kita melarikan diri, jangan membawa barang apa pun, yang penting kita sekeluarga bisa selamat," demikian teriak sang ayah. mereka segera berlari keluar rumah dan bertekad seisi keluarga dapat selamat, Namun, sang ibu tidak rela meninggalkan peralatan dapur dan perabot rumah kesukaannya.

Maka, ia membawa banyak peralatan dapur dan perabot rumah. Ada gelas, piring, baskom, ember, dll sebagainya. Barang-barang itu sangat banyak, maka ayah dan anak-anaknya pun membantu sang ibu.

Namun karena ada barang yang harus dibawa, lari mereka pun menjadi sangat lambat. Nian makin lama makin mendekat, dan anak-anak mulai berteriak ketakutan dan menangis histeris. Situasi itu membuat sang ayah juga mulai ketakutan dan panik. Barang-barang bawaan sang Ibu pun dilempar satu persatu sambil tetap berlari tanpa menoleh ke belakang. prang.... klontang.... plang.... plUng ....barang-barang yang dilemparkan itu menimbulkan suara yang memekakkan telinga.

Ketika barang-barang sudah habis, sang ayah pun menggendong anaknya yang paling kecil dan terus berlari menyelamatkan diri.setelah beberapa puluh langkah lagi, mereka merasa tidak mampu berlari lagi. Dan, pada saat yang bersamaan tidak terdengar suara Nian lagi. Mereka pun berhenti berlari dan memberanikan diri menoleh ke belakang. Sungguh ajaib, Nian benar-benar sudah tidak ada. Namun, setelah dilihat dengan teliti dan saksama, ternyata makhluk itu masih berdiri di balik sebuah pohon dengan raut muka yang ketakutan.
dengan sisa-sisa tenaga yang ada, sang ayah pun berteriak memanggil penduduk desa agar masing-masing membawa barang yang ada dijatuhkan bisa menimbulkan suara gaduh. Ia sendiri berlari kembali dan mengambil barang-barang yang sudah dibuangnya.

Nian tampak tidak bereaksi. Sang ayah dengan keras memukul loyang. Dan bersamaan dengan itu penduduk mulai datang, juga memukulkan barang-barang bawaan mereka. Suara yang ditimbulkan pun tambah gaduh dan berisik. "Dang ... dang ... klontang ... pang ... pung ... " sahut-menyahut.

Nian mulai panik. Makin lama makin ketakutan. Akhirnya ia memutuskan untuk mengambil langkah seribu, lari terbirit-birit. Makhluk menakutkan itu berlari sekencang mungkin dan sejauh mungkin. Legalah hati keluarga itu. Mereka sangat bergembira. Mereka bukan hanya tidak jadi pindah ke desa tetangga, terapi juga berhasil membuat Nian ketakutan dan lari tunggang-langgang.

Akhirnya, penduduk desa tersebut kembali membangun desa mereka dengan tenang dan membuat keadaan seperti sedia kala. Lambat Iaun, penduduk desa yang sudah mengungsi, pulang kembali ke desa mereka.
Sejak saat itu mereka saling mengucapkan Guo Nian Hao. Untuk mencegah Nian datang kembali, seluruh penduduk desa, tua-muda, besar-kecil, akan memukul benda-benda dapur dan perabotan sekeras mungkin pada tanggal 30 bulan dua belas malam. Esok harinya mereka akan dengan sukacita menikmati hari raya imlek dan saling mengucapkan Guo Nian Hao.

Tahun demi tahun mereka membunyikan perabotan rumah tangga dan pada akhirnya digantikan dengan petasan pada dewasa ini dengan maksud agar hal yang menakutkan tidak mengganggu mereka dalam menikmati tahun yang baru.

( cerita mitologi china Tiongkok )

Tahukah Anda Gunung Es Yang Ditabrak Titanic..?

Gunung es yang ditabrak Titanic

Titanic memang bukan kapal paling besar dan paling mewah yang pernah dibuat umat manusia. Namun kapal ini tetaplah menjadi kapal legendaris yang akan terus dikenang sepanjang masa. 


Gunung es yang ditabrak Titanic
Titanic saat meninggalkan pelabuhan Belfast ke Southampton 

Semua berawal di North Atlantic, Minggu 14 April 1912 pukul 23.40 R.M.S Titanic menabrak gunung es. Akhirnya 2 jam 40 menit kemudian pada Senin, 15 April 1912, 2.20 AM kapal pesiar mewah milik perusahaan The White Star Line, Royal Mail Steamer (R.M.S) Titanic yang diklaim oleh pembuatnya mustahil tenggelam lenyap ditelan gelapnya malam dan dinginnya laut perairan Samudera Atlantik Utara. Lebih dari 1.500 jiwa tewas dalam tragedi ini. 

Gunung es yang ditabrak Titanic
Gunung es yang ditabrak Titanic 

Gambar tersebut diambil oleh Chief kapal Jerman SS Prinz Adalbert, yang pada tanggal 15 April 1912 berlayar melalui Atlantik Utara dekat dengan tempat RMS Titanic telah tenggelam malam sebelumnya. Pada saat itu, Chief belum mengetahui berita mengenai kapal Titanic itu. Ia melihat seberkas cat merah di sepanjang dasar gunung es, yang berarti mungkin ada sebuah kapal telah bertabrakan dengan gunung es tersebut dalam dua belas jam terakhir.

Gunung es yang ditabrak Titanic

Gambar gunung es yang kedua diambil oleh Kapten De Carteret dari Kapal Minia, salah satu dari beberapa kapal kabel (kapal yang biasanya digunakan untuk meletakkan kabel laut dalam, seperti untuk telekomunikasi) – yang dikirim ke lokasi kapal karam untuk memulihkan mayat dan puing-puing. Kapten mengklaim ini adalah gunung es yang hanya ada di tempat tersebut, dan adanya cat merah merupakan tanda yang jelas bahwa sebuah kapal baru saja menubruknya. 

Gunung es yang ditabrak Titanic

Sejarah dan Asal Usul Underwear (Celana Dalam)


Did you know, sejarah underwear udah dikenal pada zaman Pharaoh (bahasa kitanya: Fir’aun). Manusia pada zaman sebelum masehi dulu udah mulai berpikir untuk menutupi sebagian tubuh yang ada dibawah pusar untuk menjaga kebersihan. Terutama dikalangan wanita. Para budak Fir’aun menutup kemaluannya dengan kain panjang yang dilipat-lipat menutupi bagian selangkangan sampai ke belakang menutupi pantat. Tujuannya untuk melindungi bagian penting itu supaya tidak mengalami lecet-lecet. Sementara, para bangsawan waktu itu hanya cukup memakai kain tipis (cawat) yang dikencangkan dengan sabuk emas.

Pada abad ke-18, di Inggris orang-orang ang pertama kali memakai underwear adalah kaum bangsawan terutama para istri** raja. Bentuk underwear pada waktu itu bukan yang kita pakai sehari-hari, mereka masih overall, hanya memakai sehelai kain tipis yang melindungi kulit dari kain yang kasar yang terbuat dari cotton wool yang pada waktu itu masih tergolong mahal.

Setelah 3000 tahun berlalu, sejak kejayaan kerajaan Fir’aun runtuh, kerajaan ini hanya menyisakan tulisan haerogryphliz, kuburan** kuno dan tentu saja ide brilian yang nantinya berevolusi jadi “kolor” atau “kancut” yang kita pake sekarang ini. Dengan adanya penemuan yang dipatenkan pada tahun 1793 oleh Elias Howe, dan juga dukungan revolusi industri, pembuatan underwear makin pesat di produksi saat itu. Saat perkembangan makin pesat, underwear yang dipakai lelaki pada umumnya memiliki bentuk yang menutupi seluruh badan atau disebut skivvies, sehingga disebut mens second skin. Underwear wanita yang paling terkenal dinamakan lingerie, yang juga berfungsi sebagai korset untuk menyusutkan perut, nggak sedikit juga dipakai para wanita agar terlihat langsing dibagian perut. Kurang lebih saat ini yang biasa dipakai oleh bintang bokep. Ya, seperti itu.

Tetapi, ketika perang dunia pertama para tentara sekutu komplain gara-gara skivvies yang dipakai cepat bikin infeksi kulit. Sementara, marinir angkatan laut Amerika juga protes karena skivvies sering bikin lecet “pistol dan 2 pelurunya” ketika dipakai di medan perang. Keluhan itu di dengar oleh pemerintah. Akhirnya, paman Sam segera membuatkan kancut khusus ARMY dengan bahan katun berwarna putih khusus untuk prajuritnya. Lalu dibuat juga waistband yang elastis. Yup, para tentara pada perang dunia pertama ini sangat bergantung pada kancut selain sepatu tebal dan helm yang berat. Kancut menjadi idola para tentara di medan perang. Namun gara2 kancut warna putih itu, mengundang para Nazi dari jerman menyerukan “Target White underwear!” Melihat, kancut putih jadi sasaran musuh, tentara Amerika segera merubahnya dengan corak kancut menjadi warna loreng yang berbaur dengan warna hutan. Dan divariasikan sesuai dengan aktivitas dan keperluan masing**. Pada waktu PD ke-1 ini udah memakai kancut brief atau yang berbentuk segitiga. Sekutu juga sudah memakai Boxer, kancut yang serupa dengan celana pendek dengan motif loreng harimau sampai polka dot.


Why underwear is become a very significant things
Tetapi pada tahun 80-an penggunaan kancut di Amerika pernah ditentang oleh sekelompok kaum Hippies. Mereka beranggapan bahwa penggunaan kancut pada semua kaum pria dan wanita sangat tidak natural dan juga mengekang kebebasan ekspresi diri. Mereka melakukan protes dengan aksinya yang cukup controversial. Kaum Hippies membakar seluruh celana dalam atau bra yang mereka ambil secara paksa dari took** pakaian maupun dari orang** yang memakainya.

Di Jepang, 12% kejahatan pencurian adalah mencuri pakaian dalam wanita. Di Indonesia sendiri pada paska tragedy kerusuhan 14 Mei 1998 lalu ketika itu banyak terjadi pemerkosaan di kalangan wanita, pernah dijual pakaian dalam yang dapat melindungi para wanita dari lelaki yang usil. Kancut itu dibuat dennnnnngan bahan baja dan kunci kombinasi nomor. Tujuannya untuk menjamin “si otong” nggak bakal dating kalo nggak diundang.


Underwear in a Millenium era
Pada awal 90-an underwear menjadi fashion oleh para designer terkemuka. Perusahaan raksasa macam Calvin Klein dan Jockey mewakili brand ternama underwear pria. Victoria’s secret adalah produsen terbesar underwear wanita yang terkemuka dan terkenal dengan berbagai variasi. Biasanya perusahaan ini sering melakukan launching produk mereka yang langsung diperagakan oleh model** cantik seperti Cindy Crawford, Tyra Bank, Claudia Sheiffeir dan bahkan pernah oleh Madonna.

Inovasi lainnya juga dilakukan dengan menggunakan kain** seperti sutra, lycra, satin dan bahkan ada yang tembus pandang. Para peneliti di Amerika mengatakan bahwa underwear menjadi suatu aphrodisiac (penambah motivasi sex), sehingga dibuatlah underwear wanita yang makin wow! Ada juga edible underwear (kancut yang bisa dimakan) buat mereka yang tidak suka kerepotan membuka kancut pada saat foreplay. Edge line juga menjadi bahan acuan dalam inovasi underwear dengan dibuat semakin mungil saja. Ada juga underwear terkemuka ang dikenal dengan nama thong atau G-String, yang hanya menutupi bagian depan saja sedangkan belakangnya terbuka dan memperlihatkan “kedua pipi” pantat dan strip linenya tersisip ditengah-tengah sehingga disebut calem, celana kedalem. Pada tahun 1990 diciptakan kancut sekali pakai. Pola* atau motif kancut juga mulai menjadi bahan inovasi dari yang sederhana sampai pola yang cukup extrim. Misalnya menggunakan kulit binatang seperti kulit macan, kulit buaya dan kulit ular. Dan biasanya underwear** hasil rancangan para designer terkemuka dijual dengan harga yang sangat mahal. Di Perancis bahkan pernah dipamerkan underwear termahal karena diberi aksesoris permata seperti berlian.

Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu

Awalnya diceritakan di khayangan ada sepasang dewa dan dewi yang berbuat kesalahan, maka oleh Sang Hyang Tunggal mereka dikutuk turun ke bumi dalam wujud hewan. Sang dewi berubah menjadi babi hutan (celeng) bernama celeng Wayung Hyang, sedangkan sang dewa berubah menjadi anjing bernama si Tumang. Mereka harus turun ke bumi menjalankan hukuman dan bertapa mohon pengampunan agar dapat kembali ke wujudnya menjadi dewa-dewi kembali.

(Cerita Mitologi)

Asal Usul Gunung Tangkuban Perahu
Diceritakan bahwa Raja Sungging Perbangkara tengah pergi berburu. Di tengah hutan Sang Raja membuang air seni yang tertampung dalam daun caring (keladi hutan), dalam versi lain disebutkan air kemih sang raja tertampung dalam batok kelapa. Seekor babi hutan betina bernama Celeng Wayung Hyang yang tengah bertapa sedang kehausan, ia kemudian tanpa sengaja meminum air seni sang raja tadi. Wayung Hyang secara ajaib hamil dan melahirkan seorang bayi yang cantik, karena pada dasarnya ia adalah seorang dewi. Bayi cantik itu ditemukan di tengah hutan oleh sang raja yang tidak menyadari bahwa ia adalah putrinya. Bayi perempuan itu dibawa ke keraton oleh ayahnya dan diberi nama Dayang Sumbi alias Rarasati. Dayang Sumbi tumbuh menjadi gadis yang amat cantik jelita. Banyak para raja dan pangeran yang ingin meminangnya, tetapi seorang pun tidak ada yang diterima.

Akhirnya para raja saling berperang di antara sesamanya. Dayang Sumbi pun atas permintaannya sendiri mengasingkan diri di sebuah bukit ditemani seekor anjing jantan yaitu Si Tumang. Ketika sedang asyik menenun kain, torompong (torak) yang tengah digunakan bertenun kain terjatuh ke bawah bale-bale. Dayang Sumbi karena merasa malas, terlontar ucapan tanpa dipikir dulu, dia berjanji siapa pun yang mengambilkan torak yang terjatuh bila berjenis kelamin laki-laki, akan dijadikan suaminya, jika perempuan akan dijadikan saudarinya. Si Tumang mengambilkan torak dan diberikan kepada Dayang Sumbi. Akibat perkataannya itu Dayang Sumbi harus memegang teguh persumpahan dan janjinya, maka ia pun harus menikahi si Tumang. Karena malu, kerajaan mengasingkan Dayang Sumbi ke hutan untuk hidup hanya ditemani si Tumang. Pada malam bulan purnama, si Tumang dapat kembali ke wujud aslinya sebagai dewa yang tampan, Dayang Sumbi mengira ia bermimpi bercumbu dengan dewa yang tampan yang sesungguhnya adalah wujud asli si Tumang. Maka Dayang Sumbi akhirnya melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Sangkuriang tumbuh menjadi anak yang kuat dan tampan.

Suatu ketika Dayang Sumbi tengah mengidamkan makan hati menjangan, maka ia memerintahkan Sangkuriang ditemani si Tumang untuk berburu ke hutan. Setelah sekian lama Sangkuriang berburu, tetapi tidak nampak hewan buruan seekorpun. Hingga akhirnya Sangkuriang melihat seekor babi hutan yang gemuk melarikan diri. Sangkuriang menyuruh si Tumang untuk mengejar babi hutan yang ternyata adalah Celeng Wayung Hyang. Karena si Tumang mengenali Celeng Wayung Hyang adalah nenek dari Sangkuriang sendiri maka si Tumang tidak menurut. Karena kesal Sangkuriang menakut-nakuti si Tumang dengan panah, akan tetapi secara tak sengaja anak panah terlepas dan si Tumang terbunuh tertusuk anak panah. Sangkuriang bingung, lalu karena tak dapat hewan buruan maka Sangkuriang pun menyembelih tubuh si Tumang dan mengambil hatinya. Hati si Tumang oleh Sangkuriang diberikan kepada Dayang Sumbi, lalu dimasak dan dimakannya. Setelah Dayang Sumbi mengetahui bahwa yang dimakannya adalah hati si Tumang, suaminya sendiri, maka kemarahannya pun memuncak serta-merta kepala Sangkuriang dipukul dengan sendok yang terbuat dari tempurung kelapa sehingga terluka.

Sangkuriang ketakutan dan lari meninggalkan rumah. Dayang Sumbi yang menyesali perbuatannya telah mengusir anaknya, mencari dan memanggil-manggil Sangkuriang ke hutan memohonnya untuk segera pulang, akan tetapi Sangkuriang telah pergi. Dayang Sumbi sangat sedih dan memohon kepada Sang Hyang Tunggal agar kelak dipertemukan kembali dengan anaknya. Untuk itu Dayang Sumbi menjalankan tapa dan laku hanya memakan tumbuh-tumbuhan dan sayuran mentah (lalapan). Sangkuriang sendiri pergi mengembara mengelilingi dunia. Sangkuriang pergi berguru kepada banyak pertapa sakti, sehingga Sangkuriang kini bukan bocah lagi, tetapi telah tumbuh menjadi seorang pemuda yang kuat, sakti, dan gagah perkasa.

Setelah sekian lama berjalan ke arah timur akhirnya sampailah di arah barat lagi dan tanpa sadar telah tiba kembali di tempat Dayang Sumbi, ibunya berada. Sangkuriang tidak mengenali bahwa putri cantik yang ditemukannya adalah Dayang Sumbi - ibunya. Karena Dayang Sumbi melakukan tapa dan hanya memakan tanaman mentah, maka Dayang Sumbi menjadi tetap cantik dan awet muda. Dayang Sumbi pun mulanya tidak menyadari bahwa sang ksatria tampan itu adalah putranya sendiri. Lalu kedua insan itu berkasih mesra. Saat Sangkuriang tengah bersandar mesra dan Dayang Sumbi menyisir rambut Sangkuriang, tanpa sengaja Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah putranya, dengan tanda luka di kepalanya, bekas pukulan sendok Dayang Sumbi. Walau demikian Sangkuriang tetap memaksa untuk menikahinya. Dayang Sumbi sekuat tenaga berusaha untuk menolak. Maka ia pun bersiasat untuk menentukan syarat pinangan yang tak mungkin dipenuhi Sangkuriang. Dayang Sumbi meminta agar Sangkuriang membuatkan perahu dan telaga (danau) dalam waktu semalam dengan membendung sungai Citarum. Sangkuriang menyanggupinya.

Maka dibuatlah perahu dari sebuah pohon yang tumbuh di arah timur, tunggul/pokok pohon itu berubah menjadi gunung Bukit Tanggul. Rantingnya ditumpukkan di sebelah barat dan menjadi Gunung Burangrang. Dengan bantuan para guriang (makhluk halus), bendungan pun hampir selesai dikerjakan. Tetapi Dayang Sumbi memohon kepada Sang Hyang Tunggal agar niat Sangkuriang tidak terlaksana. Dayang Sumbi menebarkan helai kain boeh rarang (kain putih hasil tenunannya), maka kain putih itu bercahaya bagai fajar yang merekah di ufuk timur. Para guriang makhluk halus anak buah Sangkuriang ketakutan karena mengira hari mulai pagi, maka merekapun lari menghilang bersembunyi di dalam tanah. Karena gagal memenuhi syarat Dayang Sumbi, Sangkuriang menjadi gusar dan mengamuk.

Di puncak kemarahannya, bendungan yang berada di Sanghyang Tikoro dijebolnya, sumbat aliran sungai Citarum dilemparkannya ke arah timur dan menjelma menjadi Gunung Manglayang. Air Talaga Bandung pun menjadi surut kembali. Perahu yang dikerjakan dengan bersusah payah ditendangnya ke arah utara dan berubah wujud menjadi Gunung Tangkuban Perahu.


Sangkuriang terus mengejar Dayang Sumbi yang lari menghindari kejaran anaknya yang telah kehilangan akal sehatnya itu. Dayang Sumbi hampir tertangkap oleh Sangkuriang di Gunung Putri dan ia pun memohon kepada Sang Hyang Tunggal agar menyelamatkannya, maka Dayang Sumbi pun berubah menjadi setangkai bunga jaksi. Adapun Sangkuriang setelah sampai di sebuah tempat yang disebut dengan Ujung berung akhirnya menghilang ke alam gaib (ngahiyang).

Asal Muasal Istilah Kelenteng - Makna, Fungsi Dan Perkembangannya




Istilah ‘kelenteng’ hanya ditemui di Indonesia. Diperkirakan istilah ini berasal dari bunyi instrumen sembahyang (lonceng/genta) yang berbunyi ‘teng... teng...” , yang kemudian oleh penduduk sekitar dipakai untuk menyebut tempat sembahyang tersebut sebagai Kelenteng.

Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa Kelenteng berasal dari Kuan Im Ting (Mandarin: Guan Yin Ting). Pendapat ini lemah karena terlalu dipaksakan karena ‘kuan’ menjadi ‘ke’, ‘im’ menjadi ‘len’ dan ‘ting’ sama dengan ‘teng’. Selain itu, tidak semua kelenteng mempunyai altar untuk memuja Kuan Im

Ada juga yang mengatakan bahwa istilah ‘kelenteng’ berasal dari minyak biji kapuk yang disebut ‘klenteng’ (dengan ‘e’ pepet). Argumen ini lemah karena tidak semua pelita di kelenteng menggunakan minyak biji kapok (bahkan sedikit yang menggunakan minyak biji kapok).

ASAL MUASAL KELENTENG DALAM TELAAH MAKNA DAN FUNGSI

Sejarah mencatat kata untuk ‘kelenteng’ dalam bentuk awalnya adalah huruf BIO (miao) 廟 yang muncul dalam Ngo King (Wu Jing) maupun Su Si (Si Shu) 四書 sebagai tempat ibadah kepada Tian (langit), Di (bumi), dan leluhur.

Menurut SuHai (CiHai) 辭海, mengacu SuGuan (CiYuan) 辭源, menyimak SuHue (CiHui) 辭彙, BIO terdiri dari dua radikal yaitu: 广 dan朝 .  (广) menyatakan tempat terbuka (bandingkan dengan radikal wei 囗 yang berarti ‘di dalam’ atau radikal bian [bagian atas karakter jia (rumah) 家] yang berarti ‘menaungi’. 朝 melukiskan batasan dari waktu (untuk hari: pagi/fajar, untuk: hidup: awal) yang menyatakan mula, dini, ke arah... , menghadap, suatu kiblat. Sehingga, BIO berarti: tempat terbuka (umum) untuk tidak melupakan asal-usul atau cikal-bakal yang berhubungan dengan awal dan akhir.

Dengan melihat uraian tentang peribadatan bisa ditelusuri bagaimana 廟 ini kemudian menjadi Co Bio (ZuMiao) 祖廟, lalu Su (Ci) 祠.  Dalam perkembangannya bio yang merupakan tempat sembahyang kepada Langit, Bumi, dan Leluhur, juga menjadi sarana ibadah agama Ji To Sek (RuDaoShi)  (artinya: Agama Khonghucu, Taoisme, Buddhisme). Pengaruh agama Ru Dao Shi ini menjadi landasan umat SamKao (SanJiao) 三教 (Tridharma), yang melengkapi bio dengan Sin Bing (Shen Ming) 神明, Sian (Xian) 仙, dan Hud (Fo) 佛.  Kemudian, seiring perjalan waktu, Bio mengalami derivatif makna dan fungsi. Walaupun demikian asal-muasal dan pengertian dasarnya perlu dijaga supaya kebenaran yang sebenarnya tidak terlupakan.

PERKEMBANGAN KELENTENG - MACAM DAN JENIS

Secara fisik sejak semula memang ada sebutan untuk membedakan kelenteng yang ada:

Kiong (Gong) 宮: bangunanya megah (besar), dibangun oleh raja/pejabat/pembesar, dengan makna dan fungsi yang luas daripada Bio 廟. Su (Ci) 祠: dibangun oleh marga/keluarga lebih untuk menghormati leluhur Sementara Bio 廟 tetap dipergunakan sebagai tempat ibadah/sembahyang yang baku.  Kemudian makna dan fungsi terus berkembang, dan istilah kelentengpun mengikuti perkembangan sesuai dengan macam dan jenis.

  1. Bila ada pelajaran, taman baca, atau taman komunikasi sosial : Yni (Yuan) 院, terkadang juga ditulis Wan (Yuan) 园  , contoh: Kim Tek Yi (Jin De Yuan) 金德院 di Jakarta
  2. Bila ada fungsi pelayanan keagamaan, upacara/ritual disebut: Tong (Tang) 堂
  3. Bila berfungsi sebagai pendopo, tempat pemujaan disebut Ting (Ting) 亭
  4. Bila berfungsi sebagai tempat pengasingan, menenangkan disebut An (An) 安
  5. Bila lebih sebagai sarana yang umum / kemasyarakatan disebut Kuan (Guan) 館
  6. Setelah masuknya Buddhisme, kelenteng yang berfungsi sebagai= vihara disebut Si (Si) 寺 dan vihara untuk bhikshuni disebut Am (An) 庵
  7. Ada juga nama yang dikaitkan dengan bentuk kuil seperti Tong (Dong) 洞 (=goa), -> contoh: SamPoTong (SanBaoDong) 三寶洞 di Semarang -> kelenteng Sam Po Kong三保公/ SamPo TaiJin 三保大人.
  8. Bila bangunan kelentengnya didominasi pahatan bebatuan dinamakan Si (Shi) 石 (=batu).

Sejak dinasti Tong (Tang)唐, ada klasifikasi yang lebih jelas, sehingga dikenal :
  1. Bagi Rujiao yang berdasarkan Te (Di) 禘 dan Co (Zu) 祖 ada Bio (Miao) 廟 dan Su (Ci) 祠
  2. Bagi Daojiao yang lebih tinggi derajatnya disebut Kiong (Gong) 宮 dan yang lebih rendah disebut Kuan (Guan) 觀
  3. Bagi Buddhisme, untuk bhikshu: Si (Si) 寺 dan untuk bhikshuni Am (An) 庵.
  4. Untuk SinBing (ShenMing) 神明 bila lebih menunjuk satu SinBing (sebagai pendopo/tempat ke’diam’an) Ting (Ting) 亭 . Bila jamak cenderung memakai nama Yni (Yuan) 院 atau ada juga yang menggunakan huruf Wan (Yuan) 园.
  5. Untuk Pelayanan keagamaan bisa: Yni (Yuan) 院:
  6. Taman baca/belajar Tong (Tang) 堂:
  7. Tempat ibadah/upacara/ritual Kuan (Guan) 館: sarana pelayanan kemasyarakatan

Kendati pembagian ini pada awalnya demikian, kemudian istilah2 ini tercampur baur, tidak ada lagi acuan baku, bahkan terkesan rancu.

Mengapa Kwan Kong Kalah di Maicheng? (2)

Kwan Kong / Guan Yu




Baca : Mengapa Kwan Kong Kalah di Maicheng? Bagian I


Sebagian dari generasi sekarang ada yang menganggap kekalahan Kwan Kong lantaran Zhuge Liang tidak mau menolong dan ada udang di balik batu. Penulis beranggapan, kesimpulan itu terlalu dipaksakan dan dibuat-buat, sama sekali tidak masuk akal.

Jika Zhuge Liang benar-benar berniat menyingkirkan Kwan Kong, ia tidak bakal merencanakan strategi bagi Kwan Kong, yakni menangkal Cao Cao di Utara, berdamai dengan Sun Quan di Timur. Dari sini nampak Zhuge Liang benar-benar berharap Kwan Kong bisa menjaga Jinzhou dan memberikan kontribusi bagi persatuan tanah air. Selain itu, Liu Bei, raja Negara Shu, merupakan kakak angkat Kwan Kong dan jalinan persaudaraan mereka sangat erat.

Padahal Liu Feng adalah anak angkat Liu Bei. Lantaran tidak mau mengirim pasukan bala bantuan kepada Kwan Kong maka dihukum mati, sedangkan Meng Da yang bersama Liu Feng menjaga wilayah Shang Yong berbalik memberontak karena takut dimintai pertanggung-jawaban.

Secara permukaan faktor kekalahan Kwan Kong terletak pada kesombongan, tapi faktor lebih mendalam terletak pada takdir di tengah misteri kehidupan. Karena dari sisi spiritualitas, tingkatan Kwan Kong berada jauh di atas Xu Huang dan Lu Meng, dan dalam ilmu kesusasteraan maupun strategi militer Kwan Kong jelas di atas musuh-musuhnya. Namun, peribahasa mengatakan: “Semua usaha manusia ditentukan oleh Tuhan.” Betapapun hebatnya Zhuge Liang, yang nyaris dapat memprediksi segala sesuatu dengan tepat, pada akhirnya pun tidak berhasil mempersatukan tanah air.

Kehendak Tuhan dalamnya tak terukur, manusia selamanya tidak dapat berebut keunggulan dengan Tuhan. Jika dikatakan konfigurasi Tiga Negara adalah suatu pengaturan Tuhan yang tidak bisa dikacaukan, maka kecerdasan Zhuge Liang dan keberanian Kwan Kong juga tidak mampu menandingi takdir Tuhan.

Dalam kisah Sam Kok pada bab 103, dikisahkan berkat Zhuge Liang memeras otak dan merancang dengan cermat dan berhasil memancing Sima Yi (panglima Negara Wei) beserta anaknya masuk ke dalam lembah Shangfang, serta menutup mulut lembah dengan kayu bakar kering yang kemudian dihujani dengan panah api ditambah ranjau. Pasukan Wei dan Sima Yi berserta anaknya terjebak dan mereka menghadapi bencana terbakar hangus.

Kebetulan saat itu terjadi angin ribut dan turun hujan lebat, api besar di seluruh lembah dipadamkan oleh air hujan lebat tersebut. Kesempatan itu dipergunakan oleh Sima Yi dan anaknya untuk meloloskan diri dari kepungan, setelah kejadian Zhuge Liang hanya bisa menengadah ke langit, menghela nafas panjang dan berkata: “Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. Tidak boleh dipaksakan!”

Kehidupan bagai sandiwara, benar-salah sukses-gagal dalam sekejap menjadi hampa

Karena Kwan Kong adalah jenderal tangguh yang mengagumkan, setia dan gagah berani, maka buku sejarah dari zaman dulu hingga kini menilainya dengan sangat tinggi. “Monumen Kuil Raja Kwan” yang dibuat oleh Fang Xiaoru (cendekiawan, sastrawan, eseis, filsuf dan pejabat tinggi dari Dinasti Ming) menyebutkan: “Kematian Kwan Kong hingga kini sudah ribuan tahun berlalu, penduduk di tempat terpencil, orang tua hingga anak-anak pun tahu dan respek terhadapnya, segan akan kewibawaannya, selalu terkenang kehebatannya.”

Dipandang dari masa sejarah yang sangat panjang, kehidupan manusia bagaikan sandiwara, sandiwara bagaikan kehidupan manusia. Tidak peduli bagaimana manusia mengejar ketenaran dan kekayaan, setelah mati, semua hanyalah kosong belaka, pahlawan sebesar apapun juga sangat sulit meninggalkan sesuatu. Keberhasilan atau kegagalan di mata dunia setelah digelontor oleh sang waktu, akhirnya semua itu hanyalah ‘kehampaan’.

Sebuah syair kecil yang ditulis di depan pembukaan cerita Sam Kok oleh pengarang Luo Guanzhong, adalah syair Lin Jiang Xian (Dihadapan Dewa Sungai) karya Yang Shen sebagai berikut:

Air Sungai Yangtse bergulung berlalu menuju timur, buih ombak mendulang habis para pahlawan.

Benar dan salah, berhasil maupun gagal, dalam sekejap menjadi hampa.

Gunung hijau bergeming, mentari senja merah tak pernah berubah.

Nelayan beruban di atas delta, sudah terbiasa menyaksikan rembulan musim gugur dan angin musim semi.

Satu teko arak keruh bersukaria atas perjumpaan kembali.

Berapa banyak masalah dari zaman kuno hingga kini, dibahas tuntas dalam canda dan tawa.

Ada berapa banyak pendekar, ksatria dan orang termasyur yang memiliki pahala dan jasa amat besar dalam sejarah, dihadapan materi dan pemandangan abadi, semuanya nampak singkat, sementara dan hampa. Tak salah jika Su Dongpo (dibaca: su tung bou 1037–1101 M, sastrawan, penyair, pelukis, kaligrafi zaman Dinasti Song) berkata: “Sungai besar mengalir ke timur, ombak menyaring tuntas para tokoh besar abadi.” Li Bai (dibaca: li pai, 701-762 M, penyair dari zaman Dinasti Tang) berdendang: “Sejak dahulu orang arif bijaksana selalu kesepian, hanya penikmat arak yang bisa meninggalkan nama.”

Malahan si nelayan tua di atas sungai yang leluasa berpikir terbuka dan bebas, bahkan bisa mencapai taraf “ada berapa banyak masalah dari zaman kuno hingga kini, semuanya dibahas tuntas dalam canda dan tawa”. Dimasa lalu para jenderal menunggang kuda, berperang dan menumpahkan darah, tapi ia malah bisa minum satu teko arak keruh dengan santai, usai makan dan minum berbicara kesana-kemari tentang zaman dahulu hingga kini.

Hanya dengan memahami secara gamblang makna sebenarnya kehidupan “benar dan salah, berhasil maupun gagal dalam sekejap menjadi hampa”, baru bisa melepas rasa bersaing yang memperebutkan nama dan kekayaan. Baru bisa dengan hati yang benar-benar tenang menengadahkan kepala melihat langit, memandang awan dan mendengarkan hujan, dengan wajah tersenyum menyambut rembulan musim gugur dan angin di musim semi. Baru bisa mencapai taraf spirit berpikiran terbuka dan bebas, seperti nelayan tua yang berada di atas sungai itu, “ada berapa banyak masalah dari dahulu hingga sekarang, semuanya dijadikan bahan cerita dengan santai”.

Read more: Mengapa Kwan Kong Kalah di Maicheng? (2) | Mike Portal

Mengapa Kwan Kong Kalah di Maicheng?


Kwan Kong / Guan Yu
Kwan Yu (di Indonesia lebih populer dipanggil: Kwan Kong) adalah salah satu pahlawan abadi yang sangat berpengaruh dalam sejarah Tiongkok, selain dikenal dalam masyarakat Tionghoa, Jepang dan Korea juga sangat respek terhadap ketenaran namanya. Orang Tionghoa di luar daratan Tiongkok sangat menghormati spirit loyalitasnya, itu sebabnya banyak sekali komunitas Tionghoa di New York, AS hingga kini masih mempunyai kebiasaan memuja Kwan Kong.

Ilmu seni bela diri Kwan Kong sangat hebat, dalam tempo singkat ia berhasil memenggal jenderal lawan tangguhnya, Hoa Xiong, memancung Jenderal Yan Liang dan menewaskan Wen Chou hanya dalam beberapa jurus saja. Keberaniannya luar biasa, menunggang kuda seorang diri menerobos lima lintasan dengan memenggal enam jenderal penjaga 5 lintasan.

Selain penguasaan ilmu silatnya sangat tinggi, ia sangat mahir dalam strategi militer dan juga ahli dalam siasat sekaligus bernyali besar. Ketika berhadapan dengan Pasukan Wei (Cao Cao) di Fancheng, memanfaatkan hujan lebat menenggelamkan seluruh Pasukan Wei, menangkap Jenderal Yu Jin dan mengeksekusi Jenderal Pang De, namanya menggetarkan seluruh negeri Tiongkok di zamannya.

Ada lagi cerita tentang Kwan Kong yang senantiasa asyik dibicarakan orang Tionghoa, seperti kisah Kwan Kong berbekal sebilah golok ngluruk tanpa bala menghadiri pesta musuh, karena Negara Shu tidak mau mengembalikan Kota Jinzhou. Negara Dong Wu menyiasati dengan menggelar pesta untuk mengundangnya, lalu menghabisi Kwan Kong di dalam pesta. Kwan Kong datang menghadiri pesta itu dengan sebuah perahu kecil beserta puluhan pengikutnya, ia memandang para menteri dan jenderal Negeri Dong Wu bagai anak kecil, dengan kharisma luar biasa ia berhasil kembali ke markas dengan selamat.

Kisah lainnya tentang perawatan luka dengan menyekrap tulang. Tatkala itu, ia berperang melawan pasukan Negara Wei, Kwan Kong terluka oleh panah beracun. Tabib Hua Tuo menyembuhkan luka beracun Kwan Kong dengan cara menyekrap tulang. Hua Tuo menggunakan pisau untuk menyekrap racun yang sudah merasuk ke tulang, hingga mengeluarkan bunyi. Kwan Kong bergeming makan dan minum sambil bermain catur dengan muka senyum, sama sekali tidak tersirat wajah menahan sakit. Tabib sakti Hua Tuo memuji Kwan Kong dengan berkata: “Jenderal benar-benar seorang Dewa langit.”

Namun bagaimanapun “Orang pandai tidak luput dari kesalahan”, walau ia seorang pahlawan yang tak tertandingi, pada akhirnya justru kalah saat melewati Kota Maicheng, berperang melawan Negara Dong Wu. Karena lengah, ia kehilangan wilayah Jinzhou. Ia tak mampu mengalahkan Jenderal Xu Huang secara militer, kalah taktik oleh Jenderal Lu Meng, akhirnya diluar dugaan tertawan oleh jenderal keroco Negara Wu yang bernama Ma Zhong yang dalam segala bidang berada jauh di bawahnya. Mengapa Kwan Kong sampai kalah di Maicheng?

Penulis beranggapan, selain Kwan Kong saat itu terlalu percaya diri, di saat krusial ia mengabaikan nasehat dari kepala stafnya yang bernama Wang Fu, selain itu eksis faktor takdir jagad raya yang bermakna sangat mendalam. Kekalahan pasukan Kwan Kong dan jatuhnya wilayah Jinzhou, memberikan kontribusi terbentuknya pola Tiga Negara (Samkok), di samping itu telah mengukuhkan spirit kesetiaan Kwan Kong yang tersebar luas dan dikenang untuk selamanya.

Remehkan musuh melecehkan Sun Quan (raja Negara Wu), menolak nasihat karena terlalu percaya diri sehingga kalah

Dari analisa faktor-faktor objektif kekalahan Kwan Kong di Maicheng, meremehkan musuh dan menolak nasehat karena sombong adalah faktor luar yang menyebabkan kekalahannya, hal tersebut bisa mudah kita ketahui dari percakapan Kwan Kong dengan Zhuge Liang (perdana menteri merangkap panglima tertinggi Negara Shu) dan kepala staf Wang Fu.

Sejak awal ketika Zhuge Liang menyerahkan wilayah Jinzhou kepada Kwan Kong untuk dipertahankan, ia berpesan berulang kali: “Menangkal Cao Cao di Utara, Mengharmonisasi Sun Quan di Timur” adalah resep strategi yang paling pokok untuk mempertahankan Jinzhou. Walaupun di saat itu Kwan Kong segera menyatakan: “Kata-kata panglima militer, pasti saya camkan dalam hati.” Tetapi kemudian nampak dari perilaku Kwan Kong, sebenarnya kata-kata Zhuge Liang itu tidak ia masukkan dalam hati.

Raja dari Dong Wu berinisiatif mengutus Zhuge Jin kakak dari Zhuge Liang untuk menjadi mak comblang berbesanan dengan Kwan Kong, ingin mempersunting putrinya. Bagaimanapun Sun Quan adalah seorang raja, kalau dipikir secara logis pasti tidak bermaksud merendahkan derajat putri Kwan Kong, tetapi di luar dugaan Kwan Kong ternyata marah besar: “Putri harimau saya bagaimana bisa dinikahkan dengan anak anjing!?”

Tindakan Kwan Kong ini, sama sekali bertolak belakang dengan strategi Zhuge Liang yakni “Mengharmonisasi Sun Quan di Timur”, dengan demikian aliansi militer antara Negara Wu dan Shu sejak saat itu menjadi berantakan. Setelah Sun Quan mendengarkan laporan dari Zhuge Jin langsung sangat murka dan berniat melakukan peperangan penghabisan dengan Kwan Kong.

Kwan Kong terlalu mengandalkan ketenaran dan keunggulannya dalam ilmu bela diri, lalu merasa sombong, setelah jenderal tangguh Ma Chao menyerah kepada Liu Bei (penguasa Negara Shu), Kwan Kong tahu bahwa ilmu silat Ma Chao sangat hebat, ia lalu hendak menemuinya di daerah Sichuan (Negara Shu) untuk mengadu ilmu. Zhuge Liang menulis surat memuji Kwan Kong, serta menasihatinya agar mementingkan penjagaan wilayah Jinzhou, barulah Kwan Kong mengurungkan niatnya untuk berduel dengan Ma Chao.

Ketika menghadiri pesta undangan Negara Wu seorang diri, banyak orang yang menasehatinya jangan pergi, Kwan Kong malah berkata: “Aku tidak gentar berada dalam ayunan ribuan tombak dan golok serta dihujani peluru batu dan saling serang, malang melintang seorang diri menunggang kuda, bagai masuk ke dalam wilayah tanpa manusia, bagaimana mungkin mengkhawatirkan gerombolan tikus dari Negara Wu!”

Perkataan ini sangat meremehkan para ksatria Dong Wu dan terlalu percaya diri. Kemudian karena pribadi Lu Su (ahli strategi dan panglima negeri Wu) yang sangat bermurah hati, beruntung bisa terlepas dari bencana (rencana pembunuhan oleh beberapa jenderal Wu) ini, tetapi pada akhir hayatnya ia toh dikalahkan juga oleh Negara Dong Wu.

Jika dikatakan kesombongan Kwan Kong yang meremehkan musuh menyebabkan kekalahannya, di saat yang paling krusial ia pun menolak nasihat yang diberikan oleh penasihatnya kepala staf Wang Fu dan tidak mau mengganti surat penunjukan sehingga kehilangan kesempatan terakhir untuk memperbaiki kesalahan. Ia menunjuk pejabat menengah Pan Jun menjaga Jinzhou, Walikota Mi Fang menjaga Nanjun, Jenderal Fu Shiren menjaga Gongan.

Untuk itu Wang Fu pernah dengan sabar memberikan nasehat kepada Kwan Kong: “Mi Fang dan Fu Shiren menjaga dua sela gunung yang sempit, ditakutkan tidak mampu,” dan “selamanya karakter Pan Jun dengki dan mata duitan, tidak boleh dipakai, bisa digantikan oleh Zhao Lei yang menjabat sebagai kapten urusan konsumsi. Kepribadian Zhao Lei setia, tulus dan jujur. Jika menggunakan orang ini pasti aman.”

Kwan Kong tidak mendengarkan nasehat ini dan berkata: “Saya sangat mengenal perangai Pan Jun. Sekarang saya sudah memutuskan dan tidak perlu diganti.” Dengan demikian, akhirnya yang dipercaya untuk menjaga Jinzhou adalah Mi Fang yang mendendam Kwan Kong, dan Fu Shiren serta Pan Jun yang dengki dan mata duitan. Di satu sisi kendor dalam hal penjagaan, di sisi lain setiap menemui peperangan mereka lantas menyerah, bagaimana Jinzhou bisa selamat?


Baca : Mengapa Kwan Kong Kalah di Maicheng? Bagian 2


Ternyata Pasukan NAZI Pernah Datang Di Indonesia


Perang dunia II merupakan perang terdasyat sepanjang sejarah manusia, baik dalam segi jumlah korban maupun luas medan pertempuran. Ratusan juta nyawa manusia melayang. Tak seperti perang dunia I yang hanya meliputi medan Eropa saja, Perang dunia II merupakan Perang dunia yang sesungguhnya karena melibatkan hampir semua benua, mulai dari Eropa, Afrika bahkan Asia. Front Eropa dikuasai oleh Jerman dan Italia, Afrika dikuasai oleh Inggris dan Asia dikuasai oleh Jepang. Kini setelah puluhan tahun berlalu, perang dunia II masih menyisakan banyak misteri yang belum terpecahkan. Salah satunya adalah fakta kedatangan Nazi di Indonesia.

1940, Nazi Menaklukkan Eropa



Pagi-pagi buta tanggal 1 September 1939, Komando Tertinggi Jerman Mengeluarkan perintah harian yang berbunyi:
“Saat penuh cobaan telah tiba. Tatkala semua upaya lain telah habis, maka senjatalah yang harus memutuskan. Kami memasuki pertempuran ini dengan menyadari bahwa keadilanlah yang menuntun kami. Kami percaya akan Fuhrer, pemimpn kami. Maju bersama Tuhan, demi Jerman.”

Tidak ada suatu pernyataan resmi yang dikeluarkan, baik yang ditujukan untuk rakyat Jerman maupun dunia. Pengumuman pecahnya perang terdasyat dalam sejarah umat manusia ini adalah dari dentuman-dentuman meriam kapal perang Jerman Schleswig Holstein. 1,8 juta orang prajurit Jerman menyerbu Polandia dan mengawali pecahnya perang dunia II yang menghilangkan ratusan juta nyawa manusia. Menariknya, dari perang inilah terjadi perubahan peta perpolitikan militer secara drastis. Singkatnya PD II (1939-1945) membawa banyak perubahan dalam perangkat serta taktik militer.

Jerman telah melontarkan taktik perang serta persenjataan modern, seperti taktik Blizkrieg yang mampu menggulung raksasa Perancis dalam waktu singkat, serta London yang dibuat hancur dengan roket V-1 dan V-2 dan Luhtwaffe (Angkatan Udara Jerman) yang menjadi pengguna pertama pesawat bermesin jet. Karena itu walaupun Jerman keluar sebagai negara yang kalah dalam pertempuran ini namun Jermanlah yang justru merubah pola pikir perang kolosal menjadi perang modern.

Tahun 1939-1940 merupakan tahun kejayan bagi Jerman Nazi. Polandia dapat digulung Hitler kurang dari 3 minggu tepatnya 17 hari. Kemudian Perancis dapat ditaklukkan hanya melalui pertempuran selama lima hari. Lalu berturut-turut negara-negara Eropa berlutut di bawah Jerman, begitu pula dengan Belanda yang dikalahkan tahun 1940.

EKSPANSI JERMAN KE BELANDA

Kancah pertempuran Eropa rupanya berimbas juga pada keadaan di Hindia-Belanda. Bersamaan dengan ekspansi Jerman ke Belanda bulan Mei 1940, Pemerintah Kolonial Belanda di Indonesia menahan sebanyak 2.436 orang Jerman. Banyak diantara mereka merupakan pegawai kolonial, ahli budaya, insinyur, dokter, ahli minyak bumi dan juga diplomat bahkan seniman terkenal Walter Spies yang merupakan pendiri sekolah lukis di Bali juga ditangkap. Kemudian orang-orang Jerman ini dimasukkan dalam kamp pengasingan di Sumatra Utara . Proses penangkapan ini berlangsung hingga penghujung tahun 1941.

 JEPANG MENDARAT DI INDONESIA



14 Desember 1941 pasukan Jepang mendarat di Borneo (Kalimantan). Pemerintah kolonial Belanda yang saat itu sudah dalam keadaan genting, melihat bahayanya jika para tahanan ini jatuh ke tangan Jepang karena Jepang telah bersekutu dengan Jerman. Maka Pemerintah Kolonial memutuskan untuk membawa para tahanan Jerman tersebut ke India yang merupakan koloni Inggris dengan maksud menyerahkan tawanan tersebut ke tangan Inggris.

Pada tanggal 18 Januari 1942 berangkatlah tiga kapal berbobot 3000 ton yang membawa tawanan. Kapal terakhir yang berangkat adalah Kapal van Imhoff dari Sibolga, Sumatra. Celaknya kapal tersebut tidak menggunakan tanda palang merah. Sehingga keesokan harinya tanggal 19 Januari 1942 van Imhoff mendapat serangan dari 2 pesawat pemburu milik Jepang. Dalam keadan panik, pasukan Belanda yang ditugaskan menjaga tawanan melarikan diri dengan perahu kargo yang ditarik dengan perahu motor penarik.

Sebelumnya pasukan belanda tersebut telah merusak perahu sekoci, pompa air serta alat komunikasi. Beruntung masih ada satu sekoci yang belum dirusak atau tidak sempat dirusak, maka tawanan Jerman tersebut menaiki perahu kecil itu. Dari 477 tawanan 411 meninggal dan yang berhasil selamat sebanyak 64 orang dapat selamat dan mencapai Nias sedangkan 2 orang lainnya meninggal sesaat ketika mencapai Nias.
Tahun 1942 adalah tahun yang menentukan baik di medan perang Eropa ataupun Pasifik.

1942, NAZI MULAI TERPURUK

Walaupun Jepang pada 8 Maret 1942 dapat mengalahkan Belanda di Indonesia namun pada setelah pertempuran di Midway (Juni 1942) dan kemudian di kepulauan Solomon (November 1942) yang mengakibatkan pengosongan Pulau Guadalcanal beberapa waktu kemudian, pamor Jepang di kancah Pasifik mulai merosot. Begitu pula dengan Jerman, operasi Barbarossa yang dilancarkan Hitler berbuah kehancuran bahkan dalam bulan November 1942 pasukan Rusia yang dipimpin oleh Marsekal Zukov mengurung Jerman di Stalingrad dan pada bulan November itu pula Rommel dikalahkan oleh Montgomery di front Afrika. Puncak kemalangan Jerman terjadi pada bulan Agustus 1943 dimana satu-satunya kilang minyak Jerman di Ploesti, Rumania di bom habis-habisan oleh tentara udara Sekutu. Walaupun Ploesti tetap berdiri namun hampir 50% kilang tersebut mengalami kerusakan.

AWAK U-BOAT TIBA DI PUNCAK BOGOR


Pada bulan Mei 1943 Kriegsmarine mengadakan persetujuan dengan Jepang. Inti persetujuan tersebut adalah untuk mengimport senjata perang yang ditukar dengan bahan baku seperti karet, minyak, timah, molybdan, wolfram dll. Kemudian di Jakarta Mayor Angkatan Laut Jerman, Dr. Herman Kandeler (yang juga merupakan wakil anggota diplomatik) meminta pada Jepang villa dan Perkebunan Helfferichs di Cikopo, Bogor diberikan kembali kepada Jerman.



Maksudnya villa dan perkebunan ini untuk dijadikan tempat beristirahat awak U-boat yang telah mengalami pelayaran di bawah laut selama berbulan-bulan. Kemudian perkebunan ini diserahkan kepada Alber Vehring. Vehringlah yang menyediakan segala makanan selama awak U-boat tersebut berada di perkebunan. Dalam catatan hariannya Peter Marl (merupakan salah satu awak U-boat) mengatakan:


“Mereka bisa menikmati tempat itu, surga tropis dan bisa melupakan sejenak untuk waktu yang singkat kejamnya perang dan bahayanya pelayaran laut”.
Tercatat selama periode 1943-1944, sebanyak 42 kapal selam telah dikirim ke Indonesia. Bahkan U-180 telah dua kali dikirim. Namun hanya sedikit sekali yang dapat kembali dengan selamat ke Perancis mengingat tahun-tahun tersebut laut telah dikuasai oleh Sekutu.

Top 10 Perang Paling Mengerikan Dalam Sejarah Manusia



Satu hal bahwa jenis manusia lakukan dari awal waktu berperang satu sama lain. Banyak sekali pertempuran terjadi dari tangan dan dirasakan orang-orang tak bersalah. Berikut adalah daftar kami mengumpulkan dari sepuluh perang mematikan yang pernah ada dalam sejarah manusia. Angka-angka dari satu juta atau lebih kematian termasuk kematian warga sipil dari penyakit, kelaparan, dll, serta kematian tentara dalam pertempuran dan mungkin pembantaian dengan genosida.


10. Perang Kedua Kongo 


Lokasi: Republik Demokratik Kongo
Tahun: 1998-2003
Perkiraan tertinggi (Kematian): 5.400.000
Perkiraan terendah (Kematian): 3.800.000
Persen Of The World: 0,06% -0.09%
Perang terbesar dalam sejarah Afrika modern, secara langsung melibatkan delapan negara Afrika, serta sekitar 25 kelompok bersenjata. Pada tahun 2008 perang dan akibatnya telah membunuh 5,4 juta orang, sebagian besar dari penyakit dan kelaparan, membuat Kongo Kedua Perang konflik paling mematikan di seluruh dunia sejak Perang Dunia II. Jutaan lainnya mengungsi dari rumah mereka atau mencari suaka di negara-negara tetangga.


9. Perang Saudara Rusia


Lokasi: Russia
Tahun: 1917-1921
Perkiraan tertinggi (Kematian): 9.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 5.000.000
Persen Of The World: 0,28% -0,5%
Perang Saudara Rusia adalah perang multi partai yang terjadi dalam Imperium Rusia setelah pemerintahan sementara Rusia runtuh ke Soviet, di bawah dominasi partai Bolshevik. Pasukan Soviet pertama diasumsikan kekuasaan di Petrograd (St Petersburg) dan kemudian menguasai seluruh Rusia.


8. Dungan Revolt


Lokasi: China
Tahun: 1862-1877
Perkiraan tertinggi (Kematian): 12.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 8.000.000
Persen Of The World: 0,6% -0,9%
Pemberontakan itu kacau dan sering terlibat berperang faksi band dan pemimpin militer tanpa tujuan atau sasaran, hanya untuk melawan, di tepi barat Sungai Kuning. Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa itu ditujukan terhadap Dinasti Qing, tetapi tidak ada bukti menunjukkan semua yang mereka ditujukan untuk menyerang ibukota Beijing. Ketika pemberontakan yang gagal, massa emigrasi orang Dungan ke Kekaisaran Rusia, Kazakhstan dan Kyrgyzstan terjadi.


7. Conquests of Timur


Lokasi: Timur Tengah, India, Asia Tengah, Rusia
Tahun: 1369-1405
Perkiraan tertinggi (Kematian): 20.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 15.000.000
Persen Of The World: 3,4% -4,5%
Timur berada di masa hidupnya seorang tokoh kontroversial, dan tetap jadi hari ini. Dia berusaha untuk mengembalikan Kekaisaran Mongol, namun pukulan terberatnya adalah melawan Horde Emas agama Islam Tatar. Dia lebih di rumah di lingkungan perkotaan daripada di stepa. Dia menyebut dirinya seorang ghazi saat melakukan perang yang sangat mempengaruhi beberapa negara muslim, misalnya Kekaisaran Ottoman. Sebuah pelindung besar seni, kampanye nya juga menyebabkan kerusakan yang luas.


6. Perang Dunia I


Lokasi: Seluruh dunia
Tahun: 1914-1918
Perkiraan tertinggi (Kematian): 65.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 15.000.000
Persen Of The World: 0,8% -3,6%
Perang Dunia I adalah perang besar berpusat di Eropa yang dimulai pada musim panas 1914 dan berlangsung sampai November 1918. Ini melibatkan semua kekuatan besar dunia, yang dirakit dalam dua aliansi yang berlawanan: Sekutu dan Blok Sentral. Lebih dari 70 juta personil militer, termasuk 60 juta orang Eropa, dimobilisasi di salah satu perang terbesar dalam sejarah. Lebih dari 9 juta kombatan tewas, terutama karena kemajuan teknologi besar dalam senjata tanpa kemajuan yang sesuai dalam mobilitas.


5. Taiping Rebellion


Lokasi: China
Tahun: 1851-1864
Perkiraan tertinggi (Kematian): 30.000.000 +
Perkiraan terendah (Kematian): 20.000.000
Persen Of The World: 1,6% -2,1%
Pemberontakan Taiping adalah perang sipil yang meluas di Cina selatan 1850-1864, dipimpin oleh heterodoks Christian mengkonversi Hong Xiuquan, yang telah menerima visi, menyatakan bahwa dia adalah adik dari Yesus Kristus terhadap Dinasti Manchu yang dipimpin penguasa Qing. Sekitar 20 juta orang tewas, sebagian besar warga sipil, dalam salah satu konflik militer paling mematikan dalam sejarah.


4. Dinasti Qing penaklukan Dinasti Ming


Lokasi: China
Tahun: 1616-1662
Perkiraan tertinggi (Kematian): 25.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 25.000.000
Persen Of The World: 4,8%
Dinasti Qing juga dikenal sebagai Dinasti Manchu, adalah dinasti terakhir China, memerintah 1644-1912. Ini didahului oleh Dinasti Ming dan diikuti oleh Republik Cina. Dinasti ini didirikan oleh klan Manchu Aisin Gioro di modern China timur laut. Mulai tahun 1644 itu diperluas ke Cina tepat dan wilayah sekitarnya, mendirikan Kekaisaran Qing Besar. Pasifikasi lengkap dari China dicapai sekitar 1.683 di bawah Kaisar Kangxi.


3. Mongol penaklukan


Lokasi: Asia, Eropa Timur, Timur Tengah
Tahun: 1207-1472
Perkiraan tertinggi (Kematian): 60.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 30.000.000
Persen Of The World: 7,5% -17,1%
The Kekaisaran Mongol awalnya disebut sebagai Negara yang lebih besar Mongol adalah sebuah kerajaan besar selama abad 13 dan 14. Dimulai di stepa Asia Tengah, akhirnya membentang dari Eropa Timur ke Laut Jepang, yang tercakup Siberia di utara dan selatan diperpanjang ke Asia Tenggara, anak benua India, dan Timur Tengah. Hal ini sering disebut sebagai kekaisaran berdekatan terbesar dalam sejarah dunia. Pada tingkat yang terbesar itu membentang 6.000 mil (9.700 km), meliputi area seluas 33.000.000 km 2 (12.700.000 sq mi), 22% dari total luas lahan bumi, dan memegang kekuasaan atas populasi 100 juta.


2. An Lushan Rebellion


Lokasi: China
Tahun: 755-763
Perkiraan tertinggi (Kematian): 36.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 33.000.000
Persen Of The World: 14,0% -15,3%
An Lushan Pemberontakan terjadi di Cina selama Dinasti Tang, dari 16 Desember sampai 17 Februari 755, 763. Sebuah Lushan, mantan-Tang umum, menyatakan dirinya kaisar, mendirikan Dinasti Yan saingan di Cina Utara. Pemberontakan membentang pemerintahan tiga kaisar Tang sebelum dibatalkan. Selama waktu itu, penduduk terdaftar menurun hingga 36 juta, meskipun sebagian besar ini adalah karena kerusakan sistem sensus selama perang.


1. Perang Dunia II


Lokasi: Seluruh dunia
Tahun: 1939-1945
Perkiraan tertinggi (Kematian): 72.000.000
Perkiraan terendah (Kematian): 40.000.000
Persen Of The World: 1,7% -3,1%
Perang Dunia II adalah konflik militer global yang berlangsung 1939-1945, yang melibatkan sebagian besar negara di dunia, termasuk semua kekuatan besar: akhirnya membentuk dua aliansi militer yang berlawanan, Sekutu dan Axis. Ini adalah perang yang paling luas dalam sejarah, dengan lebih dari 100 juta personil militer dikerahkan. Dalam keadaan "perang total," menempatkan peserta utama kemampuan mereka seluruh ekonomi, industri, dan ilmiah untuk melayani usaha perang, menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai dengan peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan hanya menggunakan senjata nuklir dalam peperangan, itu adalah konflik paling mematikan dalam sejarah manusia, mengakibatkan 50 juta menjadi lebih dari 70 juta korban jiwa.


Bonus :
Mungkin beginilah hasil dan kondisi perang di Afrika modern yang terhitung total korban sebanyak 5.4juta orang. Dalam daftar diatas bisa anda lihat lagi pada peringkat ke-10 dimana ini adalah perang konflik paling mematikan di seluruh dunia sejak Perang Dunia II. Foto mengerikan dibawah ini adalah kematian termasuk kematian warga sipil dari penyakit, kelaparan, dll, serta kematian tentara dalam pertempuran dan mungkin pembantaiandalam perang yang mengerikan :


Everyday Life in Africa - bluekiller

Hard Life in Africa- mariposa mom

Before Death In Africa - Narajaja


Tentara Nazi Yang di Takuti semasa Perang Dunia II


Mungkin anda sudah pada tau cerita tentang kekejian tentara nazi saat berlangsungnya perang dunia II..
pada era perang dunia II Ada beberapa Tentara yang paling ditakuti di dunia.. nama-nama mereka tersebar luas di Eropa, Afrika dan juga di Asia.
ini lah tentara-tentara yang paling ditakuti di dunia :


1. Oberst Hans-Ulrich Rudel (1916-1982)

Stuka : Oberst Hans-Ulrich Rudel (1916-1982). Inilah manusia yang dianggap paling jago dari semua jagoan Jerman, manusia paling pemberani yang dipunyai Hitler, dimana seakan efek perang tak pernah tampak dari wajahnya yang selalu tersenyum.

Penghargaan tertinggi yang bisa diberikan Jerman pada putra terbaiknya, Goldenem Eichenlaub, menjadi miliknya seorang dan tidak selainnya. Sebagai seorang pilot Stuka, catatan kemenangan Rudel akan membuat siapapun ternganga.

Inilah rincian dari 2.000 mesin-mesin perang musuh yang telah Rudel hancurkan.

dalam 2.530 misi tempur yang telah dijalaninya :
519 tank,
150 senjata artileri,
800 kendaraan,
70 perahu pendarat,
4 kereta api lapis baja,
1 kapal penghancur,
3 kapal penjelajah, 1 kapal perang, dan beberapa jembatan dan 9 buah pesawat terbang sekutu


2. Hauptmann Hans-Joachim Marseille (1919-1942)

Pilot Tempur Di Front Barat : Hauptmann Hans-Joachim Marseille (1919-1942). bisa dikatakan adalah pilot paling menakjubkan dan bertalenta yang pernah ada. Meskipun pesawat musuh yang dihancurkannya "hanya" 158 buah (jauh banget jika dibandingkan dengan sang pemegang rekor Erich Hartmann dengan 352 kemenangan), tapi semuanya dibukukan di Front Barat. Lha, apa bedanya? Sangat! Para pilot Sekutu biasanya dilatih lebih baik dan mendapat jam terbang lebih banyak dibandingkan dengan kompatriotnya di Uni Soviet, dan karena itulah lebih susah menembak jatuh pesawat Sekutu daripada pesawat Rusia. Yang lebih membuat tercengang lagi, begitu jagonya Marseille sehingga sudah menjadi kebiasaan apabila skuadronnya bertemu dengan skuadron musuh (berapapun banyaknya), maka yang maju sendirian adalah Marseille sementara kawan-kawannya menyaksikan!


3. Major Heinz-Wolfgang Schnaufer (1922-1950)

Pilot Malam : Major Heinz-Wolfgang Schnaufer (1922-1950) telah berhasil menghancurkan 121 pesawat musuh hanya dalam 164 misi tempur, dan kesemuanya dilakukan pada malam hari! Sebagai seorang pilot Nachtjagd (tempur malam), Schnaufer bertugas untuk membela tanah airnya dari gempuran bomber-bomber Sekutu yang biasanya datang pada waktu malam hari. Karena prestasinya inilah dia mendapat julukan "Hantu Malam Dari St. Trond". Sayangnya, pilot jempolan ini mati muda dalam kecelakaan mobil ketika sedang mengunjungi kebun anggurnya di Bordeaux, hanya 5 tahun setelah Perang Dunia II usai.


4. Major Erich "Bubi" Hartmann (1922-1993)

Luftwaffe : Major Erich "Bubi" Hartmann (1922-1993). Ketika Perang Dunia II usai, pilot tempur ini baru berusia 23 tahun. Tapi di usianya yang semuda ini, dia telah berpangkat Major dan tercatat dalam buku sejarah sebagai pilot dengan rekor kemenangan tertinggi. Tak kurang dari 352 pesawat musuh rontok di tangannya, dan itu hanya dilakukannya dalam 3 tahun saja! Julukan yang diberikan kepadanya seabrek : "Bubi" (karena berwajah bayi), "Karaya One" (julukan para pilot Rusia berdasarkan gambar yang ada di pesawatnya), dan "Ksatria Pirang dari Jerman". Ketika ditanya prestasi apa yang paling membanggakannya, ternyata bukanlah skor kemenangannya, melainkan bahwa Hartman tidak pernah kehilangan seorang wingman pun dalam 825 kali pertempuran udara yang telah dilakoninya!


5. Hauptmann Günther Viezenz (1921-1999)

Penghancur Tank : Hauptmann Günther Viezenz (1921-1999) telah menghancurkan 21 buah tank musuh dengan tangannya sendiri! Di antara peledak yang telah digunakannya di antaranya adalah panzerfaust, T-mines, hollow charge, granat dan lain-lain. Untuk prestasinya yang luar biasa ini, dia tercatat sebagai penerima terbanyak Tank Destruction Badge, 4 buah Gold dan 1 Silver. Asyiknya, Viezenz adalah orang yang benar-benar rendah hati, dan setelah perang usai dia bahkan tak pernah bercerita ke siapapun atas prestasinya yang luar biasa tersebut!


6. Fregattenkapitän Otto Kretschmer (1912-1998)

U-boat : Fregattenkapitän Otto Kretschmer (1912-1998) dengan panggilannya "Silent Otto". Dari September 1939 sampai penangkapannya di bulan Maret 1941, Kretschmer telah menenggelamkan 47 buah kapal musuh dengan total tonase 274.333 ton! Tapi prestasinya ini masih belum menyamai jago-dari-segala-jago Lothar von Arnauld de la Perière, komandan u-boat Jerman zaman Perang Dunia I yang berhasil menenggelamkan 194 kapal dengan total tonase 453.716 ton!


7. Oberfeldwebel Kurt Knispel (1921-1945)

Panzer : Oberfeldwebel Kurt Knispel (1921-1945) adalah pemegang rekor tertinggi jagoan tank dalam Perang Dunia II dengan 168 kills yang telah terkonfirmasi, sedangkan bila digabungkan dengan catatan kill-nya yang tidak terkonfirmasi, maka rekornya akan melonjak menjadi 195! Dia adalah benar-benar seorang panzertruppen sejati, yang memulai karir dari loader, gunner, sampai komandan panzer. Anehnya, meskipun memegang rekor sedahsyat itu, penghargaan tertinggi yang diterima Knispel 'hanyalah' Deutsches Kreuz in Gold (bandingkan dengan Michael Wittman yang menerima Schwerter)! Kemungkinan besar ini disebabkan oleh sifatnya yang anti-Nazi sehingga menghambat karirnya. Biografi lengkapnya bisa dilihat disini


8. Gefreiter Heinrich "Hein" Severloh (1923-2006), "Si Buas Dari Omaha" Yang Membantai Pasukan Amerika di Normandia!

Gefreiter Hein Severloh difoto bulan November 1943 ketika sedang mengambil cuti di Jerman sebelum bergabung kembali dengan unit barunya, Artillerie-Regiment 352, di St. Lo Normandia.


gambar ilustrasi hein severloh membantai tentara amerika(sekutu)


9. Gefreiter Matthäus Hetzenauer (1924-2004)

Sniper : Gefreiter Matthäus Hetzenauer (1924-2004) yang berasal dari Divisi Gunung ke-5 Jerman mempunyai rekor 345 kills, dengan kill terjauhnya (telah dikonfirmasi) tercatat dibukukan dari jarak 1,1 kilometer! Senjatanya adalah rifle K98 dengan lensa pembesaran 6x dan rifle Gewehr 43 dengan lensa pembesaran 4x. Dia menerima anugerah Ritterkreuz tanggal 17 April 1945, setelah secara sendirian menghabisi dua buah kompi Uni Soviet!


  



Rekor TERPANJANG/TERLAMA Nazi Jerman!

Patroli U-boat terlama : Korvettenkapitän Eitel-Friedrich Kentrat adalah jagoan u-boat yang terkenal (dan pernah beroperasi di perairan Indonesia). Patroli pertamanya dengan U-196 menjadi terkenal ke seluruh dunia meskipun dia hanya berhasil menenggelamkan dua buah kapal dengan total tonase 12.000 ton. Patroli tersebut tercatat sebagai patroli paling lama yang dilakukan oleh sebuah kapal selam di saat perang (sampai pada saat itu). U-196 meninggalkan galangan kapal Kiel tanggal 13 Maret 1943 dan pulang kembali ke Bordeaux tanggal 23 Oktober 1943, 225 hari kemudian! Dalam foto di atas terlihat jelas pengaruh patroli yang lama dan menegangkan tersebut dalam wajah Kentut eh Kentrat.


10. Erwin Rommel

Generalfeldmarschall (Heer) termuda : Erwin Rommel diangkat sebagai Generalfeldmarschall pada tanggal 22 Juni 1942 di usia 50 tahun dan 7 bulan, tak lama setelah pasukan Afrikakorps yang dipimpinnya berhasil menguasai pangkalan Inggris di Tobruk.

Kalau yang Satu Ini anda sudah pasti Tau kan..
Manusia Terkejam pada Masa Perang Dunia II


Adolf Hitler (20 April 1889) adalah diktator Jerman yang terkenal, dianggap bertanggung jawab terhadap Holocaust; Adolf Hitler memerintah Jerman 1934-1945 sebagai penguasa mutlak; Adolf Hitler menjadi presiden Nasional Partai Pekerja Sosialis Jerman pada tahun 1932. Menurut perkiraan antara 1939 dan 1945, kekuasaan Hitler menewaskan lebih dari 14 juta orang, termasuk enam juta orang Yahudi, orang-orang tewas di kamp-kamp konsentrasi, ghetto dan eksekusi massal, selain cara yang disebutkan di atas, banyak orang mati kelaparan dan penyakit; Kekuasaan Hitler berakhir tepat setelah perang Jerman melawan Rusia pada Juni 1941, ketika pasukannya kalah perang dari Rusia; Hitler meninggal pada 30 April, 1945 setelah melakukan bunuh diri.